George Orwell adalah seorang penulis, jurnalis, dan kritikus sosial asal Inggris yang lahir pada 25 Juni 1903 dengan nama asli Eric Arthur Blair di Motihari, India Britania. Ia dikenal sebagai salah satu pemikir paling berpengaruh abad ke-20 karena karya-karyanya yang mengkritik penindasan, kemiskinan, kolonialisme, dan kekuasaan otoriter. Orwell pernah bekerja sebagai polisi kolonial Inggris di Burma pada tahun 1922–1927, pengalaman yang kemudian membentuk pandangannya tentang bagaimana kekuasaan dapat menindas manusia kecil.
Dalam salah satu pemikirannya, Orwell menggambarkan bahwa kelaparan bukan hanya persoalan tubuh, tetapi juga alat penaklukan sosial dan politik. Ia menulis:
“La faim n’est pas seulement un état biologique qui affaiblit l’être humain ; c’est aussi un instrument d’oppression politique et sociale, capable de détruire la pensée libre et de restreindre la volonté humaine.”
“Kelaparan bukan hanya keadaan biologis yang melemahkan manusia; tetapi juga merupakan alat penindasan politik dan sosial, yang mampu menghancurkan pikiran bebas dan membatasi kehendak manusia.”
Bagi Orwell, ketika manusia terus dipaksa bertahan hidup dalam rasa lapar, pikirannya akan terikat hanya pada kebutuhan dasar untuk bertahan hidup sehingga sulit memikirkan pendidikan, kebebasan, bahkan martabat dirinya sendiri.
Nama George Orwell semakin dikenal dunia setelah menerbitkan novel Animal Farm pada tahun 1945 dan Nineteen Eighty-Four pada tahun 1949. Kedua karya tersebut menjadi simbol kritik terhadap pemerintahan totaliter dan manipulasi kekuasaan terhadap rakyat. Orwell juga pernah ikut dalam Perang Saudara Spanyol tahun 1936 untuk melawan fasisme. Ia meninggal di London pada 21 Januari 1950 akibat penyakit tuberkulosis, namun pemikiran dan tulisannya tetap hidup sebagai simbol perlawanan terhadap penindasan dan ketidakadilan sosial.












