Pada 9 September 1828, lahir Leo (Lev) Nikolayevich Tolstoy di Yasnaya Polyana, Rusia. Ia kemudian dikenal sebagai salah satu sastrawan terbesar dunia sekaligus pemikir yang banyak mengkritik perang, kekuasaan, ketidakadilan sosial, dan kekerasan.
Tolstoy menghasilkan banyak karya besar. Pada 1852 ia menerbitkan Childhood, disusul Boyhood pada 1854 dan Youth pada 1857. Namanya semakin besar melalui Perang dan Damai (1869), sebuah karya monumental yang tidak hanya berbicara tentang perang Napoleon dan kehidupan masyarakat Rusia, tetapi juga mempertanyakan bagaimana sejarah sebenarnya terbentuk.
Bagi Tolstoy, sejarah bukan hanya milik para kaisar, jenderal, dan tokoh besar. Di balik peristiwa besar terdapat jutaan manusia biasa yang bekerja, mencintai, menderita, mengambil keputusan, dan menjalani kehidupannya. Mereka yang sering tidak disebut dalam buku sejarah justru merupakan bagian penting dari perjalanan zaman.
Kemudian pada Anna Karenina (1877), Tolstoy menggambarkan persoalan cinta, keluarga, moralitas, dan tekanan sosial. Ia juga menulis The Death of Ivan Ilyich (1886), The Kreutzer Sonata (1889), dan Kebangkitan (Resurrection) (1899) yang mengandung kritik kuat terhadap ketidakadilan sosial dan sistem hukum.
Pemikirannya semakin tajam melalui karya seperti My Religion (1884), What I Believe (1886), dan terutama The Kingdom of God Is Within You (1894). Dalam karya-karya tersebut, Tolstoy mengembangkan pemikiran anarkisme Kristen, kehidupan sederhana, penolakan terhadap kekerasan, serta gagasan bahwa ajaran kasih seharusnya diterapkan dalam kehidupan nyata, bukan hanya menjadi doktrin.
Tolstoy meninggal pada 20 November 1910, tetapi pemikirannya tetap hidup.
Ia meninggalkan sebuah pertanyaan penting kepada manusia:
Jika sejarah hanya ditulis oleh orang-orang besar, lalu siapa yang menceritakan kehidupan jutaan manusia biasa yang sesungguhnya ikut membentuk sejarah?
Mungkin karena itulah Tolstoy tetap relevan: ia tidak hanya menulis tentang manusia besar, tetapi berusaha melihat manusia biasa sebagai bagian penting dari sejarah.












