5 Juni 1963 menjadi salah satu hari paling berdarah dalam sejarah modern Iran. Pada hari itu, ribuan warga turun ke jalan di Teheran, Qom, Mashhad, Shiraz, dan sejumlah kota lainnya untuk memprotes penangkapan ulama terkemuka, Ruhollah Khomeini, yang mengkritik keras pemerintahan Shah Mohammad Reza Pahlavi dan program reformasi yang dikenal sebagai Revolusi Putih.
Demonstrasi yang awalnya merupakan aksi protes politik berkembang menjadi gelombang perlawanan rakyat terhadap pemerintahan yang dianggap semakin otoriter. Untuk meredam aksi tersebut, rezim Shah mengerahkan militer, tank, dan aparat keamanan ke jalan-jalan utama. Bentrokan pun tak terhindarkan. Pasukan keamanan menembaki massa demonstran dan melakukan penangkapan dalam jumlah besar.
Jumlah korban peristiwa yang dikenal sebagai Pemberontakan 15 Khordad hingga kini masih menjadi perdebatan. Namun, dalam narasi yang berkembang setelah Revolusi Iran 1979, disebutkan bahwa korban tewas dapat mencapai sekitar 15.000 orang, menjadikannya salah satu tragedi politik paling berdarah pada masa pemerintahan Dinasti Pahlavi. Sementara sejumlah sejarawan Barat memperkirakan jumlah korban berada pada angka yang lebih rendah, tidak ada kesepakatan pasti mengenai jumlah korban sebenarnya.
Terlepas dari perbedaan angka tersebut, peristiwa 5–6 Juni 1963 meninggalkan luka mendalam dalam masyarakat Iran. Penumpasan brutal terhadap demonstran justru memperkuat sentimen anti-pemerintah dan menjadikan nama Khomeini semakin dikenal sebagai simbol perlawanan terhadap rezim Shah.
Banyak sejarawan menilai bahwa tragedi 15 Khordad merupakan titik awal lahirnya gerakan revolusioner yang terus berkembang selama lebih dari satu dekade. Kemarahan rakyat yang tidak pernah benar-benar padam akhirnya mencapai puncaknya dalam Revolusi Iran 1979, yang menggulingkan Shah Mohammad Reza Pahlavi dan mengakhiri kekuasaan Dinasti Pahlavi. Karena itu, peristiwa 15 Khordad tidak hanya dikenang sebagai pembantaian berdarah, tetapi juga sebagai awal dari perubahan besar yang mengubah arah sejarah Iran modern.












